Indosat Ooredoo Sudah Uji Coba Layanan 5G

Indosat Ooredoo Sudah Uji Coba Layanan 5G – Meski saat ini layanan internet dengan jaringan 4G belum menjangkau secara merata di tanah air, Indosat bersama grup Ooredoo lainnya sudah melakukan uji coba 5G di Qatar bahkan sejak dua bulan sebelum Asian games dimulai.

Indosat Ooredoo Sudah Uji Coba Layanan 5G

Hal ini berbeda denga 2 operator Indonesia lainnya yaitu Telkomsel dan XL Axiata yang telah melakukan uji coba di Indonesia pada pagelaran Asian Games yang diadakan bulan Agustus tahun 2018 ini. Untuk XL Axiata melakukan uji coba ini dengan menggandeng Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di kawasan Kota Tua, Jakarta Utara.

Indosat Ooredoo Sudah Uji Coba Layanan 5G

Meski uji coba tengah dilakukan, hasil dari percobaan tersebut belum dapat diperlihatkan karena belum ada yang bisa diperlihatkan, Indosat Ooredoo masih terus mengembangkan dana kan mengungumkan saat siap untuk aktivitas trial, baik dengan universitas ataupun Kominfo, kami siap update ke publik.

Perbedaan jaringan antara 4G dan 5G memang cukup jauh, jika pada konektifitas 4G kecepatan internet kita mencapai 100 Mbps, sedangkan pada jaringan 5G kita bisa mendapatkan akses hingga kecepatan 1 Gbps. Dengan demikian perkembangan telekomunikasi dan kenyamanan berinternet akan semakin berkembang pesat. Bayangkan saja ketika kamu sedang mendonwload sebuah film berukuran 1 GB yang hanya akan memakan waktu beberapa detik saja.

Untuk saat ini hingga postingan ini diterbitkan, belum ada negara yang secara resmi menggunakan jaringan 5G untuk layanan komersil. Negara-negara teknologi seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, China hingga Jepang saat ini juga masih terus berlomba mengembangkan layanan tersebut.

The Federal Communications Commission selaku Lembaga independen dari pemerintah Amerika Serikat telah meletakkan dasar untuk penggunaan teknologi 5G di Amerika Serikat pada tahun 2020, diikuti oleh Korea Selatan yang dijadwalkan juga pada tahun 2020. Setelah Korea Selatan dibelakangnya masih ada China, GSMA memperkirakan bahwa pada 2025 China akan mewakili 40 persen dari koneksi 5G global.

Sampai saat ini, belum jelas kapan negara bagian Indonesia akan mendapatkan jatah layanan jaringan 5G yang tengah dikembangkan saat ini. Yang terpenting adalah setidaknya layanan 4G harus merata terlebih dahulu hingga daerah terpencil Indonesia sehingga masyarakat lebih siap untuk menyambut datangnya internet generasi ke 5 tersbeut.